Selasa, 30 April 2013

Tugas 2 Matematika & IAD

Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia dalam segi Sosial Budaya

IPTEK atau Ilmu Pengetahuan Teknologi adalah  ilmu  terapan yang dikembangkan untuk mempermudah menjalani kehidupan. Perkembangan IPTEK terbilang sangat pesat , karena dari setiap periodenya di setiap Negara saling berlomba untuk menciptakan inovasi yang sesuai dengan zamannya . IPTEK seiring dengan berjalannya waktu telah menjadi suatu kebutuhan bagi setiap orang . Banyak dari sekolah – sekolah mengajarkan dan mengenal berbagai macam teknologi yang ada . Dan akhirnya kebanyakan manusia sangat bergantung pada teknologi.
Perkembanggan dunia IPTEK yang sangat pesat  juga membuat manfaat yang luar biasa terhadap manusia dan sudah banyak inovasi-inovasi baru yang di ciptakan oleh orang banyak. Seperti sudah banyaknya gadget-gadget baru dan elektronik baru canggih yang  bermunculan  dari tahun ke tahun. Setiap inovasi yang diciptakan pasti memiliki dampak positif bagi kehidupan manusia. Seperti adanya gadget yang  sudah memiliki  fasilitas  internet, internet sudah  menyebar luas kemana-mana dan orang-orang dapat menggunakannya dimana saja dan kapan saja. Sekarang internet sudah dapat digunakan pada handphone, tidak hanya pada komputer atau laptop saja. Internet juga dapat digunakan sebagai media komunikasi, sebagai media untuk mencari informasi. Dulu orang-orang hanya dapat mencari informasi melalui majalah atau surat kabar saja tetapi sekarang sudah berbeda, sekarang orang-orang dapat menggunakan internet. Bahkan ada juga surat kabar yang sudah di jadikan via online.
                                                                                                     
Terhadap Sosial Dengan   berkembangnya teknologi informasi yang pesat ini, peran serta dari masyarakat sangat besar dalam perkembangannya. Teknologi informasi juga membantu hubungan antar masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien. Dalam kehidupan sosial bermasyarakat peran teknologi informasi memberikan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Teknologi informasi mempunyai dampak positif dan negatif bagi kehidupan sosial di Indonesia. Dampak positif teknologi   informasi   tentu yang diharapkan dalam kehidupan sosial, seperti masyarakat yang mulai mendapatkan informasi mengenai berita apapun dengan memanfaatkan media online. Majalah ataupun koran sudah mulai ditinggalkan. Selain itu dampak teknologi informasi juga mempengaruhi dari berbagai bidang, seperti bidang transportasi dapat diimplementasikan E-Toll card (kemudahan pembayaran tol) yang sekarang juga sudah mulai diterapkan di Jakarta. Dalam bidang bisnis, pemanfaatan teknologi E-commercesangat membantu para pengusaha dalam menjalankan usahanya.

Dengan teknologi ini tidak perlu lagi proses jual beli secara face to face, namun cukup dengan bantuan jaringan internet semua proses bisa dilakukan dengan efisien. Kemudian dari bidang pendidikan dengan adanya E-learning memungkinkan proses belajar mengajar dari jarak jauh sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Masih banyak lagi dampak positif dari berkembangnya teknologi informasi di masa datang. Namun kemajuan teknologi juga mempunyai dampak negatif pada aspek sosial budaya seperti kenakalan dan tindak penyimpangan dikalangan remaja dengan mengakses situs porno, dan oknum-oknum yang menggunakan media facebook sebagai media porstitusi yang jelas dapat merusak moral para generasi muda. Dampak negatif lain dari teknologi di masa depan juga melemahkan rasa gotong royong dan tolong menolong sebagaimana ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Menurut saya, dampak kehidupan sosial di masa depan jika kita terbawa dampak negatif mungkin akan melemahnya rasa gotong royong, komunikasi menjadi lebih mudah sehingga tidak perlu tatap muka, dan dengan kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut yang apaun pekerjaan bisa dikerjakan dengan komputer sehingga manusia akan menjadi malas. Sedangkan dari dampak positifnya yaitu kefektifan dari segi biaya dan waktu, misal kemajuan teknologi dibidang pendidikan dimana bisa mengajar dari jarak jauh sehingga meminimalkan biaya dan waktu. Terhadap Budaya- Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, dll) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan. Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu idea tau gagasan, tingkah laku atau tindakan dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas. Seperti telah diuraikan di atas, teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat. Jadi, bagaimana IPTEK mempengaruhi masyarakat dalam kebudayaan, itu semua tergantung pada diri masyarakatnya sendiri. Masyarakat harus selektif dan dapat bersifat kritis terhadap perkembangan IPTEK yang semakin pesat. Hendaknya kita menggunakan teknologi tersebut seperlu dan sepentingnya kita saja, jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik itu waktu, kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakat sekitar.



Sumber:

Selasa, 26 Maret 2013

TUGAS 1 -- Matematika dan IAD

PERKEMBABANGAN ALAM PIKIR MANUSIA
  

Bagaimana Alam Pikiran Manusia Berkembang?
Pada ada dasarnya yang membedakan manusia dengan makhluk cipaan Tuhan lainnya yaitu karena manusia memiliki akal (pikiran). Dengan pikiran manusia bisa mengendalikan semua apa yang hendak ia lakukan atau tidak ingin ia lakukan. Maka dari  itulah manusia dikatakan makhluk yang sempurna. Dengan diberikannya sebuah pikiran oleh Tuhan kepada manusia.
Pikiran merupakan faktor pembentuk kepribadian manusia, sehingga saat pikiran manusia rusak maka hidupnya pun akan rusak. Karena yang berpengaruh paling dominan dalam manusia adalah pikirannya. Maka dari itu kita harus mengontrol perkembangan pikiran kita dan bagaimana pikiran tersebut dapat berkembang. Sehingga saat kita dapat mengontrol pikiran maka kita pun dapat mengontrol perkembangan kepribadian kita supaya menjadi pribadi yang baik.
Berpikir secara rasional dan berpikir secara empiris membentuk dua kutub yang saling bertentangan. Kedua belah pihak, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Gabungan antara dua pendekatan rasional dan pendekatan empiris dinamakan metode ilmiah. Rasionalisme memberi kerangka pemikiran yang koheren dan logis, sedangkan empirisme dalam memastikan kebenarannya memberikan kerangka pengujiannya. Dengan demikian, maka pengetahuan yang dihasilkan yaitu pengetahuan yang konsisten dan sistematis serta dapat diandalkan, karena telah diuji secara empiris.

Pikiran manusia berkembang secara alamiah sejalan dengan bertambahnya usia dan perkembangan mental. Perkembangan alam pikiran manusia digambarkan dengan proses psikososial dan proses psikoseksual. Dengan bertambahnya usia maka rasa ingin tahu manusia akan muncul dan itulah yang menyebabkan perkembangan alam pikiran manusia. Saat rasa ingin tahu muncul, maka memaksa rasio untuk mencari tahu akan sebuah kebenaran dengan cara berfikir dan tanpa disadari pikiran tersebut sedang berkembang dan memiliki banyak pengetahuan.
Semakin luas lingkungan sosial yang dijalani maka rasa ingin tahu yang muncul akan semakin banyak. Otomatis pikiran manusia pun akan semakin berkembang karena rasio berusaha mencari tahu kebenaran yang ingin diketahui. Jadi perkembangan alam pikiran manusia dapat berkembang sejalan dengan bertambahnya usia, meluasnya lingkup sosial, dan bertambahnya pengetahuan.


Dapat disimpulkan juga disini cara seorang manusia untuk berusaha memuaskan keingintahuan-nya  adalah dengan Bertanya dengan orang lain atau dengan cara menyelidiki sendiri rasa keingintahuannya. Sampai merasa puas dan mengetahui jawaban yang sesungguhnya. Karena Rasa ingin tahu itu adalah tabiat manusia yang hirarki. Tabiat ingin tahu manusia terhadap sesuatu yang baru di temui. Rasa ingin tahu itu adalah hal yang wajar  Karena manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lainnya, diberikan oleh Maha Pencipta kepada manusia yaitu “akal pikiran”. Oleh karena itu manusia disebut sebagai homo sapiens (makhluk berpikir). Selain itu Manusia juga memiliki naluri, nalari, dan nurani. Sedangkan makhluk lain seperti hewan hanya memiliki naluri. contohnya ingin mendapatkan makan dan minum,berkembang biak dan bertahan dari pemangsa. Berbeda dengan manusia yang memiliki  nalari ,manusia dapat melakukan penalarannya dengan pemikiran yang logis dan analisis. Rasa ingin tahu manusia akan terus berkembang dari yang mudah untuk dijawab sampai yang sulit untuk dijawab. Contoh pertanyaan yang mudah untuk dijawab “ikan” hidup dimana ya? Jawaban nya  “di  laut”. Berbeda dengan pertanyaan yang sulit misalnya  “kapan hari kiamat tiba”? Jawabnya “wallahualam” artinya Allah yang lebih mengetahui.

Di kehidupan sehari-hari yang paling rendah dari keingintahuan manusia adalah nonton tayangan infotainment (gossip). Saat ini televisi di Indonesia mempunyai banyak tayangan infotainment. Lagi dan lagi diterpa tayangan yang sama lebih dari 10 kali setiap harinya, sampai hafal apa yang terjadi dengan para public figure. Rasa ingin tahu yang terus berkembang tanpa batas menimbulkan pembendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Namun tidak semua rasa ingin tahu yang ada dalam diri kita bisa menjadi positif, terkadang juga bisa menjadi negative untuk diri kita.